Stoner, Terdepan Bukan Jaminan

Sachsenring – Casey Stoner merebut posisi start terdepan pada Grand Prix MotoGP Jerman. Tapi, bukan jaminan dia bisa menang. Selain kondisi cuaca, ancaman kecelakaan, Stoner juga harus berhitung dengan pengalaman buruk di Sirkuit Sachsenring.
Luar biasa Casey Stoner. Dia melakukan kualifikasi sempurna pada GP Jerman. Kecuali saat latihan bebas pada Sabtu (12/7), dia selalu membukukan waktu tercepat. Pada akhirnya, seusai kualifikasi, dia mencatat waktu terbaik 1 menit 21,067 detik. Artinya, dia unggul 0,353 detik dibandingkan pembalap Spanyol, Dani Pedrosa.
Luar biasa? Ya, karena inilah untuk keempat kalinya Stoner, juara dunia asal Australia itu menduduki posisi pole. “Kualifikasi tak pernah jadi poin kuat kami. Tapi kini kelihatannya menjadi salah satu poin penting kami. Terima kasih untuk seluruh anggota tim,” ujar pembalap Ducati Marlboro itu.
Setelah tertatih-tatih di awal seri Kejuaraan Dunia, pembalap berusia 22 tahun itu belakangan menunjukkan kebangkitan. Jika saja menang di Sachsenring, maka inilah sukses beruntun ketiga Stoner. Sukses ini pula yang akan membuatnya bisa kian mendekati Pedrosa dan Valentino Rossi yang kini memimpin perolehan poin sementara.
Semudah itukah? Tentu tidak. Stoner sendiri merasa semuanya tak berjalan dengan sempurna. Saat latihan bebas, dia sempat mengalami kecelakaan ingan. Peristiwa itu, diakuinya, sedikit banyaknya mengurangi kepercayaan dirinya.
Kendala lain yang bisa saja meredam ambisi Stoner adalah soal cuaca di Sachsenring yang sering tiba-tiba berubah. Sementara, cuaca diramalkan takkan turun hujan. Tapi, itu tak bisa jadi patokan.
“Kami harus membuat keputusan soal ban tergantung pada cuaca. Temperatur di lintasan hari ini 15 derajat di bawah sehari sebelumnya,” kata Stoner.
Pemilihan ban ini pulalah yang membuat Stoner merasakan pengalaman buruk di Sachsenring tahun lalu. Saat itu, dia pun berada pada posisi start terdepan. Tapi, dia bahkan gagal naik podium sekalipun karena menghadapi masalah dengan bannya.
Tahun lalu, Pedrosa memupus ambisi Stoner di Sachsenring. Kali ini pun, bukan tak mungkin pembalap Repsol Honda itu mengulanginya. Apalagi, pengumpul poin terbanyak sementara itu start tipis di belakang Stoner.
“Melakukan start di garis terdepan sangat penting di lintasan ini karena begitu ketat, terutama di tikungan pertama,” ujar pembalap Spanyol itu.
Pedrosa tahun ini pun memiliki modal karena pernah mengalahkan Stoner yang berada pada posisi start terdepan. Itu terjadi di GP Catalunya di Barcelona. Pedrosa, seperti biasa, akan berusaha menyerang sejak bendera start dikibarkan.
Satu hal yang mungkin bisa meringankan beban Stoner adalah kegagalan Valentino Rossi mendapatkan posisi start yang bagus. Pembalap FIAT-Yamaha asal Italia itu hanya menduduki posisi start ketujuh.
Dua tahun lalu, Rossi, juara dunia lima kali, sebenarnya sempat mencatat prestasi sensasional. Dia merebut gelar juara setelah melakukan start dari posisi ke-11. Tapi, Rossi tak yakin bisa mengulanginya kembali.
“Saya tahu, saya pernah melewati banyak pembalap di sini sebelumnya. Tapi kini, persaingan sedemikian ketatnya. Akan sangat sulit untuk mengulanginya kembali. Jadi, yang sangat penting memang bisa meraih posisi start yang bagus,” tutur ‘The Doctor’ julukan Rossi.(inl)

0 Responses to “Stoner, Terdepan Bukan Jaminan”:

Habadaily | The Real News of Aceh

Habadagang | Info Mitra Bisnis